Aturan Empat Perlima (Four-fifths Rule)
four-fifths rule
Ringkasan Singkat
Pedoman dalam psikologi industri dan organisasi untuk mendeteksi adanya diskriminasi dalam prosedur seleksi karyawan.
Four-fifths Rule adalah aturan praktis yang digunakan untuk menentukan adanya bukti awal (prima facie) diskriminasi dalam perekrutan, sesuai dengan Pedoman Seragam Prosedur Seleksi Karyawan. Jika pemberi kerja mempekerjakan kelompok yang dilindungi (seperti minoritas etnis atau perempuan) dengan tingkat kurang dari empat perlima (80%) dari tingkat perekrutan kelompok mayoritas (laki-laki kulit putih), maka perusahaan tersebut harus membenarkan prosedur seleksinya.
Justifikasi tersebut harus menunjukkan bahwa metode seleksi tersebut memang berkaitan dengan pekerjaan atau merupakan kebutuhan bisnis. Jika tidak dapat memberikan pembenaran, pemberi kerja dapat dikenakan tuntutan pelanggaran undang-undang hak sipil. Aturan ini membantu praktisi HR dan psikolog I/O untuk memastikan keadilan (fairness) dan kepatuhan hukum dalam penggunaan tes psikologi dan metode evaluasi lainnya di tempat kerja.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Uniform Guidelines on Employee Selection Procedures (1978).
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.